|

Dewan akan Panggil Manajemen Global Insani


Kemenag Diminta Segera Selesaikan Persoalan Ini

DPRD Kabupaten Cirebon akan memanggil Manajemen Global Insani (GI), pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), terkait persoalan GI yang memiliki program talangan haji kepada calon jemaah haji (calhaj).

Dewan juga akan mempelajari terlebih dahulu dan menunggu laporan calhaj yang merasa dirugikan. Demikian disampaikan anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi PKS, Toif kepada Kabar Cirebon ("KC"), Kamis (31/5).

Toif yang juga Sekretaris Fraksi PKS, mengemukakan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya meminta kemenag membuat simulasi pembiayaan. Kalau memang terlihat ada kesanggupan membayar dari pihak GI, harus dipertanyakan lagi dari mana menutup dana talangan itu.

"Kami minta Kemenag bisa menghadirkan bukti pendukung. Kami juga meminta kesanggupan, apakah Kemenag bisa menangani masalah GI atau tidak.Khawatirnya, ada ekses tidak baik dikemudian hari,"tandasnya.

Masalah ini, lanjut Toif, harus disikapi secepatnya oleh Kemenag dan KBIH se-Kabupaten CIrebon. Kemenag, khususnya bidang yang berkaitan dengan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) secepatnya membuat alur perekrutan jamaah haji lewat GI. Hal itu dimaksud agar pihak dewan mengerti alur perekrutannya.

"Ini yang kami perlukan untuk pegangan bagi para anggota DPRD. Saya sudah hubungi Pak Rokhidin (pejabat di Kemenag-red), kata dia yang masuk ke jaringan GI sudah 300 orang,"ungkapnya.

Mirip MLM

Sementara itu, pelaksana pada Bidang Urusan Haji di Kantor Kemenag, Agus Saefudin tetap berpendapat GI telah melakukan praktek perekrutan calon jamaah haji seperti MLM.

Agus menunjukan beberapa bukti dari brosur GI. Iapun heran dengan pengakuan Kepala GI, Basuni Prawiranegara yang menyebutkan hanya melakukan program pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji.

"Pada brosur GI disebutkan program talangan haji, sementara waktu debat dengan kami dia mengaku melakukan program pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji. Jadi, mana yang benar? Lagi pula, kalau dicocokan dengan syarat lewat bank, sama saja ada bunga, Intinya, calon jemaah haji malah berhutang kepada GI,"tegas Agus.

Cara pembayarannyapun sangat aneh. Mekanismenya, marketing GI mencari calon jemaah haji dan setelah mendapatkan calhaj itu di bawa ke kantor GI. Setelah di kantor GI mereka menyimpan uang minimal Rp 5 juta dan mendapat buku tabungan atas nama GI.

"Calhaj itu kemudian di antar ke bank untuk mendapatkan kuota. Padahal, Basuni ngakunya GI tidak menerima calon jemaah haji yang belum menerima kuota. Setelah dapat kuota, calon jemaah menyicil utangnya ke GI. Jadi, bukannya ke pihak bank. Ini kan aneh,"papar Agus.

Hal yang lebih aneh lagi, tambahannya, bila di tengah jalan jemaah tidak bisa membayar cicilan maka di wajibkan mencari calon lainnya. Setelah dapat, mereka mendapat komisi Rp. 1 juta. Namun, uangnya diberikan lagi kepada GI dengan dalih untuk membayar keterlambatan cicilan.

"Ini jelas sistem MLM. Aturan hukum dari mana mau naik haji dengan cara seperti ini. Memangnya mereka dijamin bisa naik haji 3 atau 6 tahun mendatang,"pungkasnya. (Maman/Job/"KC")

Harian Kabar Cirebon, 1 Juni 2012

Posted by Arif Rahman on 11.11. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

8 komentar for "Dewan akan Panggil Manajemen Global Insani"

  1. tolong donk, berita berita hal ini selalu di expose/di britakan di media pertelevisian....
    kan sekarang cirebon sudah punya....

  2. bertanyalah pada sumbernya biar lebih jelas dan tidak menimbulkan fitnah ...

  3. sebaiknya posting berita ini segera dihapus, jangan sampai masyarakat menganggap PKS juga partai yang suka menyebar fitnah...

  4. duduk satu meja,mediasi lebih perlu daripada berkicau di media...
    tunjukkan kepemimpinan semua,nanti apa kata duniaaaaa

  5. Berita ini sdh diklarifikasi sejak awal 2013, kenapa msh dimuat? Apa PKS mau jadi bagian dr penyebar fitnah?

  6. Pks emang bnr2 pencari sensasi

  7. Assalamu'alaikum wr. wb. Afwan ikut komentar, karena temen2 di DPD PKS belum banyak informasi yang didapat tentang GI, lebih ahsan (baik) berita ini dihapus dari peredaran. Kalau mau jelas datang langsung ke kantor GI atau ke ane Abdul Halim Pesantren Al-Ishlah / Al-Hikmah desa Bobos kecamatan Dukupuntang kab. Cirebon HP. 081320674043 yang juga kader dan Pengurus PKS kabupaten Cirebon. Jazakallah

  8. Afwan terlewatkan ane juga sudah gabung alias jadi nasabah BMT GI dari mulai berdiri tahun 2011, dan sudah mendaftarkan orang tua Haji Talangan berangkat Insya Allah tahun 2020, angsuran 5 bulan lagi sd. Februari 2015. (ABDUL HALIM Bobos)

Leave a reply